Beruntunglah Bagi Suami yang Memiliki Istri Dengan 26 Sifat Seperti Ini
Sudah keinginan setiap seorang perempuan ingin menjadi seorang istri. Memiliki suami dan memperoleh keturunan (hamil dan melahirkan) salah satu anugerah terindah bagi perempuan. Menjadi seorang perempuan (istri) salehah dambaan semua perempuan muslimah di dunia ini. Jika sudah tercapai menjadi istri salehah, tercapailah impian terbesar menjadi penghuni nirwana Tuhan dengan izinNya.
Istri senantiasa bersikap dan mempunyai sifat yang baik. Milikilah sifat menyerupai ini, Insya Tuhan selalu disayang suami dan di ridhai Tuhan SWT. Berikut ulasannya :
Pertama
Bersegeralah jikalau suami mengajakmu untuk menunaikan ibadah shalat malam.
Rasulullah SAW bersabda: “Semoga Tuhan merahmati seorang lelaki (suami) yang berdiri di waktu malam kemudian mengerjakan shalat dan ia membangunkan istrinya hingga istrinya pun shalat. Bila istrinya enggan, ia percikkan air ke wajahnya. Dan biar Tuhan merahmati seorang perempuan (istri) yang berdiri di waktu malam kemudian mengerjakan shalat dan ia membangunkan suaminya hingga suaminya pun shalat. Bila suaminya enggan, ia percikkan air ke wajahnya.” (HR Abu Dawud)
Dalam hadits lainnya Rasulullah SAW bersabda: “Apabila seorang lelaki (suami) membangunkan istrinya di waktu malam hingga keduanya mengerjakan shalat atau shalat dua rakaat semuanya, maka keduanya dicatat termasuk golongan laki-laki dan perempuan yang berzikir.” (HR Abu Dawud)
Kedua
Suami yaitu seorang insan atau makhluk Tuhan SWT yang tidak sempurna. Kadang ia pernah melaksanakan kesalahan-kesalahan kecil. Istri yang salehah senantiasa mengingat kebaikan-kebaikan suaminya serta mendoakan ia menjadi suami yang lebih baik.
Ketiga
Jika melaksanakan kesalahan baik disengaja maupun tidak sengaja bersegeralah minta maaf kepada suami. Dan mohon ampunan kepada Tuhan SWT Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Jangan pernah sama sekali bersikap arogan dengan tidak meminta maaf kepada suami.
Rasulullah SAW bersabda : "Maukah saya kabarkan kepada kalian….tentang wanita-wanita kalian penduduk surga? Yaitu perempuan yang penyayang (kepada suaminya), yang subur, yang selalu menawarkan manfaat kepada suaminya, yang jikalau suaminya murka maka iapun mendatangi suaminya lantas meletakkan tangannya di tangan suaminya seraya berkata, "Aku tidak dapat tenteram tidur hingga engkau ridho kepadaku" (Dishahihkan oleh Al-Albani dalam As-Sahihah)
Keempat
Tidak pernah membantah perintah suami (selama masih dalam syariat Islam). Maka perempuan yang saleh, ialah yang taat kepada Tuhan lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh alasannya yaitu Tuhan telah memelihara (mereka). (QS An-Nisaa : 34)
Tidak semua perintah suami harus dituruti oleh istri. Kadang perintah suami melenceng dari fatwa Islam yang dihentikan Tuhan SWT. Sebagai istri yang salehah sudah seharusnya untuk selalu mengingatkan suami bahwa hal tersebut salah. Dan menyuruh suami untuk beristigfar serta memohon ampunan kepada Tuhan SWT.
Kelima
Bersegera bersama suami jikalau ia memanggilmu untuk mengajak ke daerah tidur. Sabda Rasulullah SAW “Jika seorang lelaki mengajak istrinya ke daerah tidur, kemudian istri itu menolak. Kemudian, suami itu bermalam dalam keadaan marah, maka istrinya itu dilaknat oleh para malaikat hingga waktu pagi.”
Keenam
Sebagai istri senantiasa menjaga ucapan dan bertutur kata yang baik dengan suami. Meskipun suamimu tidak seberapa andal dibandingkan dirimu (wanita karir). Sebagai istrinya harus selalu menghormati, dan menjaga lisanmu dengan berharap ridha Tuhan SWT.
Ketujuh
Memperhatikan waktu makan suami. Saat sebelum pergi berangkat mencari nafkah dan waktu pulang kerumah selalu siapkan makanan terlebih dahulu kepada suami. Suamipun akan selalu sayang dan semakin cinta.
Kedelapan
Sebagai istri harus menghormati Ibu mertua, merupakan Ibu suaminya sendiri. Seperti kita ketahui bersama, seorang suami haruslah mengabdi kepada Ibunya dan mencintai Ibunya lebih dari apapun didunia ini.
Kesembilan
Sebagai istri lebih bahagia menetap dirumah dan tidak sering bepergian. Terlebih suami sedang berada diluar rumah.
Kesepuluh
Tidak pernah menceritakan perempuan lain kepada suami, apalagi bercerita perihal kecantikan perempuan tersebut, sehingga suami berkhayal yang tidak-tidak.
Kesebelas
Istri hanya berhias untuk suami. Jangan hingga berhias yang menciptakan mata laki-laki lain melirik. Suami kurang bahagia hal menyerupai ini.
Kedua belas
Kebanyakan suami pasti mempercayakan keuangan kepada sang istri. Maka pergunakan secukupnya. Jangan hingga berfoya-foya. Kelola derma (uang) suami dengan sebaik-baiknya.
Ketiga belas
Saat suami sedang bingung dan gelisah, kewajiban istri untuk menenangkannya sambil beristigfar kepada Tuhan SWT. Jangan pernah sama sekali menciptakan suami menjadi lebih terbeban.
Keempat belas
Jangan pernah mengizinkan laki-laki lain bertamu atau berkunjung ke rumah. Ini sangat dibenci oleh suami.
Kelima belas
Jika ingin keluar rumah, sebagai istri harus dengan izin suami. Terlebih jikalau suami sedang berada dirumah.
Keenam belas
Ciumlah tangan suami ketika ia pergi mencari nafkah dan pulang kembali ke rumah.
Ketujuh belas
Senantiasa selalu dalam rasa bersyukur kepada Tuhan SWT apa yang sudah diraih suami selama ini (rezeki yang halal).
Kedelapan belas
Tidak pernah berbicara dengan kerasa dihadapan suami. Apalagi hingga bersuara membentak.
Kesembilan belas
Seorang istri tidak pernah memaksa suami melaksanakan pekerjaan yang seharusnya dikerjakan oleh dirinya (istri). Seperti menyuruh suami memasak, mencuci, menjaga anak-anak, dan lainnya.
Namun pengecualian, jikalau sedang ada keperluan atau hal lainnya, mintalah dengan lembut kepada suami menyerupai menjaga anak-anak.
Kedua puluh
Tidak pernah membuatkan belakang layar mereka berdua kepada orang lain.
Kedua puluh Satu
Suami yaitu seorang insan atau makhluk Tuhan SWT yang tidak sempurna. Kadang ia pernah melaksanakan kesalahan-kesalahan kecil. Istri yang salehah senantiasa mengingat kebaikan-kebaikan suaminya serta mendoakan ia menjadi suami yang lebih baik.
Kedua puluh dua
Selalu menjaga pandangannya, yang hanya bahagia dengan suaminya sendiri. Dan tidak berpaling darinya. Jangan pernah sama sekali membandingkan suami dengan laki-laki lain.
Kedua puluh tiga
Istri salehah akan menasehati suaminya, jikalau ia (suami) sudah melaksanakan hal-hal yang dihentikan oleh Tuhan SWT. Jangan hingga ikut-ikutan menyerupai suami. Insya Allah, doa istri yang salehah akan dikabulkan oleh Tuhan SWT.
Kedua puluh empat
Memuji kebaikan suami dan membanggakan suami didepan orang lain sebatas dalam syariat Islam (jangan hingga menjadikan riya).
Kedua puluh lima
Selalu perhatian kepada suami hingga sedetail-detailnya. Lihatlah apa yang kurang dari suami, apakah pakaiiannya yang tidak rapi. Jangan hingga suami sudah duluan mengerti hal tersebut.
Kedua puluh enam
Selalu memperlihatkan raut wajah yang dongeng kepada suami (tidak pernah bermuka masam).
Suami yaitu seorang insan atau makhluk Tuhan SWT yang tidak sempurna. Kadang ia pernah melaksanakan kesalahan-kesalahan kecil. Istri yang salehah senantiasa mengingat kebaikan-kebaikan suaminya serta mendoakan ia menjadi suami yang lebih baik.
Sahabat renungan islam khususnya para istri. Raihlah impian menjadi seorang istri yang salehah, pasti akan membawamu meraih Surga Tuhan SWT. Tidaklah sulit untuk menggapainya, perhatikan setiap urutan diatas sangat gampang bagi seorang istri melakukannya dengan tetap berikhtiar.
Semoga bermanfaat. Terimakasih sudah berkunjung. Jazakumullah.