Putri Arab Saudi 19 Tahun yang di Rajam

Seperti kita ketahui bersama, Arab Saudi merupakan salah satu Negara dengan peraturan yang sangat ketat dengan berlandaskan syariat Islam. Di Arab Saudi tidak ditemukan yang namanya bioskop, teater atau taman, apalagi daerah bertemunya antara laki-laki dan perempuan. Untuk pelayanan public, Arab Saudi memisahkan antara laki-laki dan wanita menyerupai Bank khsusus perempuan. Restoran juga tersedia area wanita dan pria. Bahkan jadwal kunjungan ke kebun hewan sudah diatur terpisah antara laki-laki dan perempuan.

Satu hal yang kita ketahui hingga sekarang, Negara Arab Saudi sangat ketat terhadap perempuan. Seorang wanita tidak boleh menyetir kendaraan beroda empat sendiri, dewan legislatif pemerintah saja baru-baru ini ada diisi kaum wanita (hanya 4 orang).

Gambar diambil dari screenshot film (bukan asli)

Terinspirasi dari cerpen.co.id, berikut dongeng seorang putri arab Saudi berusia 19 tahun di rajam alasannya pacaran.

Tahun 1977, seorang putri Saudi Arabia yang jatuh cinta dengan rakyat awam ini dijatuhi rajam. (Gambar diambil dari film)

Misha'al, putri yang berusia 19 tahun ini jatuh cinta dengan Mulhallal, keponakan duta besar Libanon di Arab Saudi.

Putri Misha'al yaitu seorang putri yang gemar belajar. Suatu hari atas izin orangtuanya yang tak lain dan tak bukan yaitu Raja Arab Saudi pada masa itu, Raja Khaled, Putri Misha'al pergi kuliah di Amerika. Namun tidak ada yang menyangka hal ini akan berkahir dengan maut sang Putri.

Putri Misha'al kenal dengan Mulhallal di masa kuliahnya, ia merasa Mulhallal sangat sopan, dan balasannya mereka berpacaran.

Di liburan trend panas, keduanya pulang ke negara asal dan tetap berkencan sembunyi-sembunyi. Akhirnya tertangkap tangan dan mereka dituduh melaksanakan perzinahan.

Keduanya tetapkan kawin lari ke luar negri, putri menyamar menyerupai pria, tapi balasannya ketika investigasi paspor di be cukai tertangkap, berdasarkan aturan Islam, perzinahan termasuk dosa berat. Namun tuduhan ini gres berlaku kalau ada 4 orang laki-laki sebagai saksi beliau melaksanakan tindakan seks, atau mengaku sendiri di depan pengadilan.

Hukuman dari perzinahan yaitu dilempari watu oleh rakyat hingga mati.
Karena putri dan Mulhallal kencan diam-diam, tidak ada saksi mata untuk tindakan seksual, maka keluarganya membujuk putri untuk tidak mengaku, dan berjanji untuk tidak bertemu dengan Mulhallal lagi, demi menghindari masalah, tapi putri menolak. Dia berteriak keras 3 kali, mengaku "Aku berzinah!" dan dieksekusi rajam.

Kematian keduanya ini tidak dibeberkan ke media massa, tapi katanya salah seorang penghukum menembak kepala putri berkali-kali, dan kekasihnya dieksekusi rajam, bencana sanksi ini mencengangkan negri Barat.
Setelah maut putrid an kekasihnya, Raja Khaled mengumumkan 2 perintah :

1. Wanita dihentikan sekolah di luar negri.

2. Wanita dihentikan berpergian ke luar negri tanpa ditemani keluarga laki-laki.

Kisah cinta mereka diabadikan oleh Anthony Thomas menjadi sebuah film dokumentasi. Putri jatuh cinta pada rakyat biasa dan dieksekusi meninggal, tapi sehabis 30 tahun, yaitu sekarang, Saudi Arabia masih tetap tertutup, maut pasangan kekasih ini tidaklah membawa cita-cita kemajuan bagi negara ini.

Sekiranya kita semua sanggup mengambil dari dongeng tersebut. Apakah benar atau tidak, hanya Tuhan SWT yang mengetahui semua rahasia hambaNya.


Sahabat, sudah seharusnya menjauhi perbuatan yang mendekati zina menyerupai halnya pacaran. Tuhan SWT sangat benci perbuatan tersebut dan akan menerima azab dari Tuhan SWT. Semoga kita semua menerima ampunan Tuhan SWT. Amin