32 Dosa Suami Terhadap Istri Beserta Penjelasan Al Qur’an dan Hadits. Nomor 4 Sering Dilakukan
Sebuah keluarga yang di isi oleh suami, istri serta bawah umur harus selalu senantiasa dalam kebahagian, ketentraman. Jika menyerupai ini tidaklah sulit menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warrahmah. Tentu keluarga menyerupai ini dambaan semua orang dengan tujuan tamat (cita-cita) mengharap ridha dari Tuhan SWT serta menjadi salah satu penghuni surga-Nya.
Dalam keluarga tidak sanggup disangkal pula banyak hal-hal yang terjadi terutama antara suami dan istri. Pertengkaran kecil sering terjadi yang bergotong-royong sanggup dihindari. Khususnya sebagai suami. Ini 30 dosa suami terhadap istri beserta klarifikasi Al Qur’an dan Hadits :
1. Lalai berbakti kepada orang renta sesudah menikah
Dari Abu Hurairah r.a. Rasulullah SAW bersabda: Ada seseorang yang tiba menghadap Rasulullah dan bertanya, “Ya Rasulallah, siapakah orang yang lebih berhak dengan kebaikanku?” Jawab Rasulullah, “Ibumu.” Ia bertanya lagi, “Lalu siapa?” Jawabnya, “Ibumu.” Ia bertanya lagi, “Lalu siapa?” Jawabnya, “Ibumu.” Ia bertanya lagi, “Lalu siapa?” Jawabnya, “Ayahmu.” (Bukhari, Muslim, dan Ibnu Majah)
2.Ragu dan buruk sangka kepada istri
Rasulullah SAW bersabda : “Jauhilah sifat berprasangka lantaran sifat berprasangka itu adalahsedusta-dusta pembicaraan. Dan janganlah kau mencari kesalahan, memata-matai,janganlah kau berdengki-dengkian, janganlah kau belakang-membelakangi danjanganlah kau benci-bencian. Dan hendaklah kau semua wahai hamba-hamba Allahbersaudara.” (HR. Bukhori)
3. Kurang mempunyai perilaku cemburu terhadap istri
Rasulullah SAW bersabda : “Barang siapa menggembirakan hati istri, (maka) seolah-olah menangis takut kepada Allah. Barang siapa menangis takut kepada Allah, maka Tuhan mengharamkan tubuhnya dari neraka. Sesungguhnya saat suami istri saling memperhatikan, maka Tuhan memperhatikan mereka berdua dengan penuh rahmat. Manakala suami merengkuh telapak tangan istri (meremas), maka berguguranlah dosa-dosa suami istri dari sela-sela jarinya.” (HR. Maisarah bin Ali dari Ar-Rafi’ dari Abu Sa’id Al-Khudruzi)
4. Meremehkan kedudukan istri
Rasulullah SAW bersabda : “Saling berwasiatlah untuk berbuat baik kepada kaum perempuan. Sebab, perempuan itu tercipta dari tulang rusuk yang bengkok. Dan episode tulang rusuk yang paling bengkok ialah yang paling atas. Jika kau ingin meluruskannya, kau niscaya membuatnya patah. Namun, jikalau kau membiarkannya, ia kan tetap bengkok. Jadi, saling berwasiatlah untuk berbuat baik kepada kaum perempuan.” (HR. Bukhari).
5. Melepaskan kendali kepemimpinan dan menyerahkannya kepada istri
Dari Abu Bakrah,ia berkata:”Rasulullah saw.bersabda: ‘tidak akan beruntung suatu kaum yang dipimpin oleh seorang wanita.’ “(HR.Ahmad, Bukhari,Tirmidzi,dan Nasa’i)
6. Memakan harta istri secara batil dan tanpa seizin istri.
Firman Tuhan SWT : Kemudian jikalau mereka menyerahkan kepada kau sebagian dari maskawin itu dengan senang hati, Maka makanlah (ambillah) proteksi itu (sebagai makanan) yang sedap lagi baik hasilnya (QS. An Nisa:4).
Al Bukhari meriwayatkan hadits Abu Sa’id ra dalam Shahihnya, ia berkata:
“Dari Abu Sa’id al Khudri ra: Zainab, isteri Ibnu Mas’ud tiba meminta izin untuk bertemu. Ada yang memberitahu: “Wahai Rasulullah, ini ialah Zainab.”
Beliau bertanya,”Zainab yang mana?”
Maka ada yang menjawab: “(Zainab) isteri Ibnu Mas’ud,”
Beliau menjawab,”Baiklah. Izinkanlah dirinya,”
Maka ia (Zainab) berkata: “Wahai, Nabi Allah. Hari ini engkau memerintahkan untuk bersedekah. Sedangkan saya mempunyai komplemen dan ingin bersedekah. Namun Ibnu Mas’ud menyampaikan bahwa dirinya dan anaknya lebih berhak mendapatkan sedekahku.”
Nabi bersabda,”Ibnu Mas’ud berkata benar. Suami dan anakmu lebih berhak mendapatkan sedekahmu.” Dalam lafazh lain, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa salllam menambahkan: “Benar, ia mendapatkan dua pahala, pahala menjalin tali hubungan dan pahala sedekah.”
7. Banyak bersengketa atau bertengkar (emosi) dengan istri
Seorang sahabat berkata kepada Nabi saw, “Ya Rasulullah, berpesanlah kepadaku.” Nabi saw berpesan, “Jangan suka murka (emosi).” Sahabat itu bertanya berulang-ulang dan Nabi saw tetap berulang kali berpesan, “Jangan suka marah!” (H.R. Bukhari).
8. Bersikap pelit terhadap istri
Dari Aisyah ra yang menyatakan bahwa Hindun binti Utbah pernah mengadu kepada Nabi SAW.“ Wahai Rasulullah, sesungguhnya Abu Sufya (suamiku) tidak menunjukkan nafkah yang cukup kepadaku dan kepada anak-anakku.”
Rasulullah SAW bersabda : “Ambillah hartanya dengan cara yang ma’ruf sebanyak yang diharapkan olehmu dan anak-anakmu.” (HR. Bukhari dan Muslmi/Muttafaq ‘alaih)
9. Banyak mencela dan mengkritik istri
Dari Abu Hurairah ra, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda : “Orang mukmin yang paling tepat imannya ialah yang terbaik akhlaqnya dan orang terbaik diantara kalian ialah yang terbaik terhadap istrinya” (HR. Tirmidzi).
10. Tidak berdoa saat menggauli istri.
dari Ibnu Abbas ra, bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Jika salah seorang dari kalian (suami) saat ingin menggauli istrinya, dan ia membaca doa: ”Dengan (menyebut) nama Allah, ya Tuhan jauhkanlah kami dari (gangguan) setan dan jauhkanlah setan dari rezki yang Engkau anugerahkan kepada kami.”
11. Menyebarkan belakang layar langsung (rahasia ranjang) berdua istri ke orang lain
Rasulullah SAW : Sesungguhnya termasuk insan paling buruk kedudukannya di sisi Tuhan pada hari tamat zaman ialah pria yang menggauli istrinya kemudian ia sebarkan belakang layar ranjangnya.” (HR. Ibn Abi Syaibah, Ahmad, dan Muslim)
12. Menggauli istri saat haid
Firman Tuhan SWT : “Mereka bertanya kepadamu perihal haid.Katakanlah,’Haid itu ialah suatu kotoran’.Oleh lantaran itu hendaklah engkau menjauhkan diri dari perempuan di waktu haid,dan janganlah kau mendekati mereka,sampai mereka suci.Apabila mereka telah suci,maka campurilah mereka itu di daerah yang diperintahkan Tuhan kepadamu” (QS. A-Baqarah: 222)
13. Menggauli istri melalui anusnya
Rasulullah SAW bersabda : “Dilaknat, orang yang mendatangi perempuan pada duburnya.” (HR. Abu Dawud dan An-Nasaa’i)
14. Memukul istri tanpa alasan yang terang hingga menyakitinya
Rasulullah SAW bersabda:“Apakah pantas, salah seorang di antara kalian memukul istrinya menyerupai seorang budak tetapi kemudian menggaulinya di penghujung malam?
15. Jika mempunyai lebih satu istri tidak sanggup berlaku adil.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam, bersabda : “Siapa saja orangnya yang mempunyai dua istri kemudian lebih cenderung (tidak adil) kepada salah satunya, pada hari tamat zaman kelak ia akan tiba dalam keadaan sebagian tubuhnya miring.”
16. Terburu-buru menalak istri tanpa alasan jelas
Ibnu Qudamah menjelaskan macam-macam aturan talak : Talak makruh, yaitu talak tanpa lantaran dan kebutuhan. Al-Qodhi Abu Ya’la mengatakan, ‘Ada dua riwayat dari Imam Ahmad, salah satunya: Hukumnya haram, lantaran ini merugikan diri dan istrinya, serta menghilangkan manfaat untuk mereka berdua dari adanya keluarga, tanpa kebutuhan. Sehingga hukumnya haram, menyerupai membuang harta. Juga lantaran larangan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, ‘Tidak boleh membahayakan diri sendiri atau orang lain.’ (al-Mughni)
17. Menelantarkan bawah umur sesudah berpisah dengan istri
Dari ‘Abdullah bin ‘Amr ra, ujarnya: Rasulullah saw bersabda: Seseorang telah cukup dikatakan berbuat dosa bilamana menelantarkan orang-orang yang menjadi tanggungannya.” (HR. Abu Dawud dan Nasa’i)
18. Menyebarluaskan malu istri
Rasulullah SAW bersabda : “Barangsiapa menutupi (aib) seorang muslim, maka Tuhan akan menutupi (aibnya) di dunia dan akhirat).” (HR. al-Bukhari dan Muslim)
19. Kurang berterima kasih dan memotivasi istri
19. Kurang berterima kasih dan memotivasi istri
20. Kurang semangat dalam mengajari istri ajaran-ajaran syariat Islam.
21. Lama memutus hubungan dan meninggalkan istri tanpa lantaran yang jelas
23. Sering berada di luar rumah dan jarang berkumpul dengan istri dan keluarga.
21. Tutur bicara yang sangat buruk, tidak sopan dengan istri
22. Tidak menganggap penting berdandan untuk istri
23. Kurang serius dalam mengharmonisasikan antara istri dan orang tua
24. Tidak mengetahui kondisi biologis perempuan
25. Kurang memperhatikan tata cara, syarat sesuai syariat Islam dalam bekerjasama badan
26. Berpoligami tidak memenuhi syarat-syarat Islam dan tidak terang alasannya
26. Berpoligami tidak memenuhi syarat-syarat Islam dan tidak terang alasannya
27. Mencela istri sesudah berpisah dengannya
28. Kurang setia terhadap istri
29. Kurang puas dan selalu melirik perempuan lain.
30. Mencari kekurangan dan kesalahan istri
31. Bersikap keras kepada istri
32. Berpoligami dengan mengikuti nafsu semata
Sahabat renungan Islam, diatas hanya 18 poin yang disertakan klarifikasi Al Qur’an dan hadits. Insya Allah, poin yang kurang lengkap segera dilengkapi. Pesan penulis kepada semua para suami jadilah seorang suami yang baik, penyayang kepada istri. Jangan pernah sama sekali menyakiti dan menciptakan hati istri menjadi sedih. Semoga Tuhan melimpahkan rahmat dan berkah-Nya kepada kita semua. Amin
Semoga bermanfaat, Jazakumullah.