Anak Durhaka, Tega Menyuruh Ibunya Duduk di Bagasi Mobil


Pengguna internet dan sosial media di Tiongkok lagi-lagi gempar dan dibentuk geram alasannya yaitu sikap yang dilakukan tidak pantas oleh seorang anak terhadap ibu kandungnya sendiri yang miskin.

Anak durhaka tersebut berjulukan Liu (laki-laki). Ia meminta Ibunya duduk di bagasi kendaraan beroda empat meski sudah berusia langjut usia. Sedangkan ia dan suaminya serta anak-anaknya mendapat kursi yang nyaman dimobil. Sungguh tega perbuatan anak ini.

Padahal kendaraan beroda empat yang dimiliki oleh Liu jenis SUV yaitu hasil keringat sang Ibunya sendiri yang menghadiahkan untuk Liu. Mobil ini dibeli dari hasil tabungan sang Ibu bertahun-tahun.


Hal ini terungkap ketika perjalanan dari Jiangxi ke Hubei, kendaraan beroda empat Liu tidak boleh dalam investigasi kemudian lintas rutin (25/9), menyerupai biasa Liu diminta memperlihatkan surat-surat, namun polisi menaruh curiga tatkala melihat seorang perempuan bau tanah meringkuk di bagasi kendaraan beroda empat sedang bab tengah masih cukup lapang.

Dalam investigasi rutin polisi tersebut, Liu tanpa sedikit rasa aib mengatakan. Mengapa Ibunya duduk di bagasi Karena  keinginannya sendiri, semoga belum dewasa Liu lebih nyaman duduk di dingklik tengah.

Beberapa polisi meminta perempuan lanjut usia tersebut untuk keluar dari bagasi. Kemudian Liu dikenakan sejumlah denda dengan tuduhan tidak berbakti kepada orang tua. Meskipun sang Ibu menyampaikan tidak apa-apa, tapi hal ini tidak dibenarkan oleh polisi tersebut.

Mereka pun diminta untuk menawarkan klarifikasi terkait sikap Liu tersebut, dan rupanya kendaraan beroda empat itu yaitu hasil uang pensiun ibunya yang ditabung selama bertahun-tahun. Ia menghabiskan seluruh dana pensiunnya untuk membelikan putra semata wayangnya mobil.

Tak hanya polisi yang geram, hal ini juga amat dikecam oleh netizen, mereka menilai Liu yaitu anak durhaka.

“Apa yang salah dengan orang ini! Bagaimana ia dapat melaksanakan hal itu pada ibunya sendiri?” tanya salah satu netizen dari Chongqing.

“Mengapa cucu-cucunya tidak diminta tidur di pangkuan nenek?,” tanya netizen lain dari Guangdong.

“Kelak ketika anak Liu dewasa, mereka akan berganti meletakkan anda di bagasi juga, ingat itu,” komentar netizen lain dari Beijing. 


Sahabat..Sekalipun sobat memiliki sebuah kendaraan beroda empat dari hasil jerih payah sendiri jangan hingga memperlakukan Ibu menyerupai tindakan anak di atas. Sebagai anak pria kewajiban kita selalu berbakti kepada kedua orang bau tanah khususnya Ibu. Semoga dapat menjadi renungan untuk semua dan ambillah hikmah dari bencana tersebut.