Teruntuk Para Orang Tua. Letakkan Gadgetmu Saat Pulang Ke Rumah
Pertumbuhan pemakai gadget atau smartphone di Indonesia semakin hari semakin meningkat. Orang-orang cendekia balig cukup akal tidak sanggup hidup tanpa menggunakang gadget. Akibat ketergantungan menggunakan gadget, banyak orang yang tidak sanggup lepas dan berdampak pada kehidupan bersosial antara sesama manusia.
Sering kita melihat ketika sedang bersama teman-teman, banyak diantaranya tetapkan hanya memperhatikan gadget terus dan tidak memperhatikan obrolan-obrolan teman. Selain dampak sosial diluar rumah, ternyata gadget juga menciptakan hubungan antara anak dengan para orang renta juga ikut terbatas.
Para orang renta yang super sibuk alasannya pekerjaannya akan berangkat bekerja pagi-pagi hari dan biasanya pulang ketika sudah senja hari. Setibanya dirumah bukannya melepas penat atau melepas rindu dengan bermain dengan anak-anak, malah terlalu sibuk dengan bermain gadget. Keseringan membuka sosmed, main game, chatting dan lain-lain.
Bahkan beberapa orang renta sampai-sampai tidak terlalu memperdulikan urusan anaknya dan tetap bermain gadget hingga larut. Gadget ibarat menghipnotis semua orang tanpa adanya suatu perintah. Sepertinya sudah dipengaruhi alam sadar.
Hal semacam ini sangat berdampak pada hubungan antara ayah dengan anak, juga hubungan ayah dengan ibu. Komunikasi semakin berkurang. Ayah menjadi jarang bercengkerama dengan anggota keluarga yang mengakibatkan hubungan antara ayah, ibu dan anak menjadi renggang. Tentunya anak juga rindu berdekatan dengan ayahnya. Menceritakan wacana teman-temannya di sekolah ,tentang pelajaran yang ia dapatkan di sekolah, wacana guru gres yang ramah dan sebagainya.
Beda Ayah, beda lagi Ibu dalam kebutuhan menggunakan gadget. Kalau Ibu sering mencari aneka macam macam hal di internet, dan para Ibu-Ibu keseringan berselancar di media sosial. Seperti menggunggah fotonya, foto anaknya, bahkan foto asing juga disebarin. Padahal hal ibarat itu tidak perlu dilakukan.
Karena terlalu dikekang gadget, imbasnya hubungan antara orang renta denga anak akan semakin renggang. Komunikasi akan menjadi kurang. Alhasil bawah umur semenjak kecil kurang menerima perhatian dari orang tuanya. Bahkan bawah umur sangat dekat dengan pembantu, alasannya mereka tidak sibuk dengan gadget.
Yang sangat disayangkan kini bawah umur usia Sekolah Menengah Pertama terutama wanita kalau ingin mengutarakan masalah, lebih senang berbicara dengan temannya. Bukan lagi kepada orang tuanya, alasannya orang tuanya terlalu sibuk dengan dunianya sendiri. Hal ini sudah sering terjadi. Bukan mustahil bawah umur cenderung termakan oleh teman-temannya.
Padahal seorang anak selalu membutuhkan orang tuanya kawasan berbagi, mengeluh, meminta tolong dan lain-lain. Bukankah Rasulullah SAW mengajarkan untuk mencintai bawah umur dan selalu memperhatikannya.
Inilah dampak dunia semakin modern, gadgetpun sanggup menguasai insan dan insan lupa pada kodratnya untuk saling bersosial. Khusus orang renta sudah merupakan kewajiban untuk memperhatikan bawah umur mereka bukan gadget.
Tidak perlu menghabiskan banyak waktu untuk bersama anak-anak. Sekedar menemani bawah umur mengerjakan PR, berdiskusi, bermain bersamanya dan lain-lain. Terpenting menciptakan bawah umur selalu dalam perasaan senang bersama kedua orang tuanya.
Jika anak sedang kegelisahan atau ingin bercerita sesuatu,tataplah wajahnya. Ia sangat bersemangat bercerita kepada ayah dan ibunya. Ia menaruh impian ayah dan ibunya akan tersenyum dan menjadi pendengar yang baik. Bukan menjadi pendengar tidak fokus alasannya asik bermain gadget.
Jika Anda termasuk kedalam orang renta yang sibuk memperhatikan bawah umur alasannya gadget, segera tinggalkanlah kebiasaan itu. Lebih utama perhatian Anda untuk mereka. Betapa besar kebahagiaan Anda bersama anak Anda dibandingkan dengan sebuah gadget. Tanpa gadget Anda sanggup hidup bahagia.
Ingatlah para orang tua. Sebelum mempunyai seorang anak, Anda selalu memanjatkan doa kepada Tuhan SWT semoga dikaruniai anak yang saleh dan salehah.
Sahabat renungan Islam, bawah umur sangat menanti orang tuanya, khususnya ayah mereka alasannya sibuk bekerja. Kaprikornus simpanlah gadget untuk sementara waktu. Bahagiakanlah bawah umur Anda jangan bahagiakan hal yang lainnya. Semoga bermanfaat, Jazakumullah.